Sebab Cinta – Kadek Purnami

Rp75.000,00

“Sebab cinta, hidup ini tidak akan pernah sia sia.”

Buku kumpulan cerpen Sebab Cinta karya Kadek Purnami memuat 12 cerita pendek dan satu prolog, mengetengahkan romansa bernuansa melankolis, mimpi, derita, ketidakadilan, keputusasaan, dan juga harapan. Beberapa cerpen berlatar budaya Bali yang sangat kental.

Sebab Cinta diterbitkan pertama kalinya pada tahun 2012, dan akan diterbitkan ulang pada tahun 2020 oleh Indie Book Corner. Buku dituturkan oleh sang penulis dengan ilustrasi musik melibatkan musisi-musisi ternama termasuk Mick Baumeister, Wayan Gde Yudane, Yuri Mahatma, Wayan Balawan, dan lain-lain.

Kategori: Tag: , ,

Deskripsi

“Sebab cinta, hidup ini tidak akan pernah sia sia.”

Buku kumpulan cerpen Sebab Cinta karya Kadek Purnami memuat 12 cerita pendek dan satu prolog, mengetengahkan romansa bernuansa melankolis, mimpi, derita, ketidakadilan, keputusasaan, dan juga harapan. Beberapa cerpen berlatar budaya Bali yang sangat kental.

Sebab Cinta diterbitkan pertama kalinya pada tahun 2012, dan akan diterbitkan ulang pada tahun 2020 oleh Indie Book Corner. Buku dituturkan oleh sang penulis dengan ilustrasi musik melibatkan musisi-musisi ternama termasuk Mick Baumeister, Wayan Gde Yudane, Yuri Mahatma, Wayan Balawan, dan lain-lain.

Apa Kata Mereka.

“Tidak usah malu menjadi melankolis—tetapi bukan hanya melankoli yang terdapat pada cerita pendek Kadek Purnami, seperti pada Ranting dalam kumpulan cerita Sebab Cinta ini, melainkan empati kepada sosok-sosok yang tidak beruntung dalam hidup, ketika nasib seperti tidak berada di tangan sendiri. Namun tidak semua tokohnya mengamini nasib, dengan ‘teknik Agatha Christie’ pada akhir Amarah, kodrat ditolak dengan dingin oleh seorang ibu. Twist di akhir cerita tampak sebagai ciri, tetapi realismenyalah yang memberi konotasi, dengan kecermatan feminin yang peduli kerincian pada konvensi hubungan romantik.

Tak hanya melankoli artinya tidak menabukan kegetiran hidup akibat kemiskinan yang akut, seperti cerita Meraih Mimpi yang bagi saya menggetarkan itu. Cerita-cerita dalam buku ini sungguh unik: peramal yang prihatin melihat terawangannya sendiri, permainan subjek dengan maut, maupun mitos penari—sebagian besar dalam latar tradisi Hindu-Bali. Sungguh perlu memperhatikan Sebab Cinta, dalam pembermaknaan pengalaman “orang-orang biasa” yang sepintas lalu sepele saja di sekitar kita, karena telah menjadi berharga.”
~ Seno Gumira Ajidarma (Penulis senior Indonesia )

“Kumpulan cerita pendek karya Kadek Purnami ini membawa saya pada pengalaman yang tak terduga. Begitu pandainya Kadek Purnami membuat sesuatu yang sederhana menjadi njelimet dan bahkan nyata seperti kejadian sehari-hari, pun terasa ditulis dengan penuh perasaan yang tercurah. Cerpen-cerpen ini membuat saya jadi mengenal Bali lebih mendalam. Bahkan lebih dari itu. Lembaran pengantar saja sudah cukup mengusik keharuan. Kejujuran terasa di sana. Setelah saya membaca Sebab Cinta karya Kadek Purnami, semakin jelaslah sudah. Dia salah satu penulis muda di Bali yang saya sukai.”
~ Happy Salma (Artis dan Produser)

Pratinjau.

01. Amarah

Pencerita: Kadek Purnami
Ilustrasi Musik: Wayan Balawan
Amarah seorang ibu terhadap anak lelakinya yang memiliki sifat yang sama seperti ayahnya, dimana ibu memiliki trauma masa lalu terhadap suaminya. Anak lelakinya menikah kembali, namun istrinya sendiri lebih dapat menerima kenyataan dan hanya marah dalam diam, namun ternyata ibu mertuanya memiliki kemarahan yang melebihi dirinya.

06. Pulau Impian

Pencerita: Kadek Purnami
Ilustrasi Musik: Mick Baumeister
Cinta dua kekasih yang belum bersatu karena masa lalu yang belum terselesaikan. Pergulatan bathin seorang perempuan yang juga merasa takut untuk menerima lelakinya, dan keputusasaan lelaki yang belum mampu diterima sepenuhnya oleh perempuannya yang masih ragu akan cintanya.

Gelung oleh Kadek Purnami

Produser: Anom Darsana & Marlowe Bandem
Pencerita: Kadek Purnami
Ilustrasi Musik: Sanggar S’mara Murti
Video: Gede Harsemadi, Dwi Arysna Mahendra & Alde Rananjaya (ITB STIKOM Bali)
Studio: Antida Music Production

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *