Gandamayu – Putu Fajar Arcana


“Diam-diam Kunti menyelinap pergi ke Setra Gandamayu. Perjalanan ke alam kubur itu ia lakoni demi rakyat Pandawa. Sebagai seorang ibu, Kunti tak mau anak-anaknya menemui ajal di tangan para begal, rampok, dan bromocorah yang bersarang di Korawa.”

Putu Fajar Arcana adalah redaktur senior harian Kompas dan salah satu sastrawan utama Indonesia kelahiran Bali. Karya-karya beragam dari puisi, cerita pendek, novel, hingga kumpulan esai, termasuk Surat Merah untuk Bali (2007), yang berisi narasi kritisnya terhadap perkembangan pembangunan di tanah kelahirannya. Sejumlah karyanya telah meraih penghargaan, termasuk naskah monolognya Pidato yang terpilih sebagai satu dari 12 naskah terbaik lomba Naskah Monolog Budaya Anti Korupsi 2004.

Coming soon!

Kategori:

Deskripsi

“Diam-diam Kunti menyelinap pergi ke Setra Gandamayu. Perjalanan ke alam kubur itu ia lakoni demi rakyat Pandawa. Sebagai seorang ibu, Kunti tak mau anak-anaknya menemui ajal di tangan para begal, rampok, dan bromocorah yang bersarang di Korawa.”

Putu Fajar Arcana adalah redaktur senior harian Kompas dan salah satu sastrawan utama Indonesia kelahiran Bali. Karya-karya beragam dari puisi, cerita pendek, novel, hingga kumpulan esai, termasuk Surat Merah untuk Bali (2007), yang berisi narasi kritisnya terhadap perkembangan pembangunan di tanah kelahirannya. Sejumlah karyanya telah meraih penghargaan, termasuk naskah monolognya Pidato yang terpilih sebagai satu dari 12 naskah terbaik lomba Naskah Monolog Budaya Anti Korupsi 2004.

Agus Noor, sastrawan dan pendiri akun @fiksimini di Twitter mengapresiasi Gandamayu, “… novel ini dibuka dengan pelukisan yang magis, memakai latar epik Mahabharata. Kita seperti diingatkan kembali pada ketabahan dan martabat manusia, yang mampu melampaui maut dan kematian. Kisahnya menantang kita untuk merenungkan kembali, ketika yang baik dan yang buruk, seringkali saling menyaru.

Pratinjau

Permohonan Kunti

Gandamayu
Novel: Putu Fajar Arcana
Penutur Cerita: Kadek Purnami
Ilustrasi Musik: Made Subandi

Coming soon!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *